Rabu, 01 April 2009

Desaku, Desa Tua

Lima belas atau duapuluh tahun yang lalu kampungku di ujung utara jawa tengah dengan lautnya yang jinak dan indah sangat semarak, berbagai macam aktivitas remaja dan anak-anak sangat nyata. Jauh berbeda dengan saat ini.Mati, kusam, sama sekali tidak ada kreativitas. Bukan karena berganti rejim kawan....tapi cara pandang terhadap kehidupan memang berbeda. Apakah karena kesulitan hidup? apa karena naluri untuk mencapai kemajuan dan kekeyaan membuat kita (termasuk saya) berbondong-bondong keluar dari kampung halaman. Kerinduan itu selalu ada. Mungkinkah kita membangun kampung kita. Dengan hati, ketulusan dan keinginan untuk maju. Bukan cuma membaca dari media bahwa kampung kita telah dijejaki, dijerat dan dikemudikan politisi-politisi kualitas rendahan. Banyak yang ingin pulang termasuk saya. Suatu hari....ya suatu hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar